Besaran PTKP Bagi Karyawati Untuk Pemotongan PPh Pasal 21

Kali ini admin @tanyaPAJAK akan menjelaskan secara singkat, bagaimana menghitung besarnya pemotongan PPh Pasal 21 atas penghasilan yang diterima oleh Wanita yang bekerja/karyawati setelah dikurangi terlebih dahulu dengan PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak).

Menurut PMK-162/2012, besarnya PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) Bagi Karyawati Untuk Pemotongan PPh Pasal 21 untuk Tahun Pajak 2013 adalah sebagai berikut :

  • Bagi karyawati tidak kawin, sebesar PTKP untuk dirinya sendiri ditambah PTKP untuk keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya yaitu :
  1. Rp 24.300.000,-  untuk diri Wajib Pajak orang pribadi.
  2. Rp 2.025.000,-  tambahan untuk setiap anggota keluarga menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga (anak, anak angkat dan orang tua).
  • Bagi karyawati kawin, sebesar PTKP untuk dirinya sendiri yaitu sebesar Rp 24.300.000,-
  • Bagi karyawati kawin yang dapat menunjukan keterangan tertulis dari pemerintah daerah setempat serendah-rendahnya kecamatan yang menyatakan suaminya tidak menerima atau memperoleh penghasilan, besarnya PTKP adalah PTKP untuk dirinya sendiri ditambah PTKP untuk status kawin dan PTKP untuk keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya, yaitu :
  1. Rp 24.300.000 untuk diri Wajib Pajak orang pribadi.
  2. Rp 2.025.000 tambahan untuk Wajib Pajak status kawin.
  3. Rp 2.025.000 tambahan untuk setiap anggota keluarga menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga.

Besarnya PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender.

Besarnya PTKP untuk pegawai yang baru datang dan menetap di Indonesia dalam bagian tahun kalender ditentukan berdasarkan keadaan pada awal bulan dari bagian tahun kalender yang bersangkutan.

Contoh 1 :

Febrita menikah pada tanggal 2 Januari 2013, maka PTKP Febrita untuk tahun 2013 adalah tetap status tidak kawin (TK) yaitu sebesar Rp 24.300.000,-

Contoh 2 :

Ria menikah pada tanggal 30 Desember 2012, maka PTKP Ria untuk tahun 2013 adalah status kawin (K) yaitu sebesar Rp 24.300.000,-

Contoh 3 :

Heidi menikah pada tanggal 25 Maret  2012 dan dapat menunjukkan surat keterangan dari Kecamatan bahwa Suaminya tidak memperoleh penghasilan/tidak bekerja/nganggur  maka PTKP Heidi untuk tahun 2013 adalah status kawin (K) yaitu sebesar Rp 26.325.000,- dengan perhitungan sebagai berikut :

PTKP untuk diri sendiri

24.300.000

PTKP status kawin

2.025.000

Total PTKP

26.325.000

Referensi :

  • PER-31/PJ/2012 Tanggal 27 Desember 2012 Tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran Dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 Dan/Atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan Dengan Pekerjaan, Jasa, Dan Kegiatan Orang Pribadi

Semoga Berguna buat PAJAKers semua. :))

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s