Ditjen Pajak Perluas Uji Coba Penerapan Billing System

Seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Jakarta dan sebagian KPP di wilayah Jawa Barat ikut serta dalam pelaksanaan perluasan wilayah uji coba penerapan sistem pembayaran pajak secara elektronik (billing system) sejak 3 April 2012. Penerapan billing system mempermudah WP dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam memastikan jumlah pajak yang telah disetorkan oleh WP, jika dibandingkan dengan sistem lama yang menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) dan dipandang kurang efektif.

KPP-KPP yang melaksanakan perluasan uji coba penerapan billing system adalah :
  1. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar
  2. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Khusus
  3. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Utara
  4. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Selatan
  5. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Timur
  6. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Barat
  7. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Pusat, dan
  8. KPP di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jawa Barat I, yang mencakup:
  1. KPP Madya Bandung
  2. KPP Pratama Bandung Bojonagara
  3. KPP Pratama Bandung Cibeunying
  4. KPP Pratama Bandung Cicadas
  5. KPP Pratama Bandung Karees
  6. KPP Pratama Bandung Tegallega
  7. KPP Pratama Majalaya
  8. KPP Pratama Sumedang
  9. KPP Pratama Cimahi
  10. KPP Pratama Soreang
Seluruh WP orang pribadi dan WP badan usaha selain bendahara pemerintah yang terdaftar pada KPP di atas menjadi peserta uji coba penerapan billing system. WP dapat melakukan pendaftaran peserta billing melaluiwebsite DJP dengan alamat http://sse-reg.pajak.go.id yang dapat diakses melalui: jaringan internet; atau counterTempat Pelayanan Terpadu (TPT) pada KPP di atas. Elemen informasi yang disampaikan oleh WP dalam proses pendaftaran peserta billing meliputi: Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), alamat surat elektronik (e-mail account) WP, dan User ID yang dipilih oleh WP sendiri. Setiap WP yang terdaftar sebagai peserta akan menerima Nomor Identitas Peserta Billing (NIPB)User ID dan PIN/password.
WP yang melakukan pembayaran pajak melalui billing system harus melakukan pembuatan Kode Billing. Pembuatan Kode Billing dilakukan melalui pengisian data setoran pajak secara elektronik di website DJP dengan alamat http://sse.pajak.go.id. WP melakukan pembayaran pada Bank/Pos Persepsi yang ditunjuk dengan menggunakan Kode Billing. Kode Billing berlaku dalam waktu 48 (empat puluh delapan) jam sejak diterbitkan dan setelah melewati jangka waktu dimaksud secara otomatis terhapus dari sistem dan tidak dapat dipergunakan lagi. Dalam hal Kode Billing tidak dapat dipergunakan maka WP dapat membuat kembali Kode Billing.
WP menerima Bukti Penerimaan Negara atas setiap pembayaran pajak melalui pelaksanaan uji coba penerapanBilling System. Bukti Penerimaan Negara yang diterima oleh WP itu dianggap sebagai SSP. Setiap transaksi pembayaran billing system akan dilakukan rekonsiliasi billing. Rekonsiliasi billing dilakukan atas data Kode Billing yang terbayar dan ter-reversal menurut database Modul Penerimaan Negara (MPN) dibandingkan dengan data Kode Billing terbayar dan ter-reversal yang diakui oleh kantor pusat Bank/Pos Persepsi. Hasil rekonsiliasi billing itu kemudian akan didistribusikan ke dalam sistem informasi DJP. Selama pelaksanaan uji coba billing system, WP tetap dapat melakukan pembayaran di Bank/Pos Persepsi dengan menggunakan formulir SSP secara manual.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s