Syarat Validasi SSP (Permohonan Penelitian SSP atas Penghasilan dari BPHTB

Reposted by: Admin @tanyaPAJAK

Kalau Kita Jual Tanah dan /atau Bangunan, maka 5% dari total hasil penjualan tersebut harus disetorkan ke Negara dengan SSP melalui BANK (Kode Akun Pajak 411128, Kode Jenis Setoran 402).

Lalu setelah itu SSP yang telah di stempel Bank harus di Validasi di Kantor Pelayanan Pajak sesuai Tanah yg dijual  tersebut terdaftar  (jadi ……..meskipun NPWP penjual adalah NPWP Jakarta jika Tanah yang dijual itu ada di  Tangerang maka permohonan Validasi SSP harus disampaikan di Salah Satu Kantor Pelayanan Pajak di Tangerang dimana tanah tersebut terdaftar)

Kurang lebih persyaratan untuk Validasi SSP adalah sebagai berikut (sebagai gambaran…lebih lengkap lebih bagus) :

1.  SSP Asli Lembar ke-1  yang sudah tertera NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) * ada juga beberapa Bank yang mencantumkan  NTPN di Lembar tersendiri.
2.  Fotocopy SSP  Lembar ke-1 sebanyak 2 Lembar (Jika NTPN ada di lembar tersendiri maka lembar tersebut di fotocopy 1x)
3.  Fotocopy SPPT atau STTS/Struk ATM/Bukti Pembayaran Lainnya
4.  Tunggakan Pajak Bumi & Bangunan harap di Lunasi dulu
5.  Fotocopy Faktur/bukti penjualan atau bukti penerimaan uang (KUITANSI)
6.  Fotocopy KTP
7.  Surat Kuasa dalam Hal Pengurusan Validasi SSP diwakilkan kepada orang lain  (lampirkan juga fotocopy KTP Penerima Kuasa)
8.  Mengisi Formulir Permohonan Validasi SSP (Formulir ada di Kantor Pelayanan Pajak)
Dalam hal terdapat perbedaan nama SPPT & NPWP, perbedaan Luas Tanah, perbedaan Luas Bangunan / Perbedaan Lainnya,  Lampirkan juga dokumen pendukung lain yang menerangkan kenapa nama atau luas tanah atau luas bangunan berbeda (Sertifikat / IMB / Akta Jual Beli sebelumnya / Surat Keterangan dari Kelurahan / Draft Akta Jual beli/Kartu Keluarga………….*disesuaikan dengan perbedaan di berkas permohonan Validasi)
Kalau SSPD-BPHTB (Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) sudah ada, Fotocopy nya dilampirkan saja di berkas permohonan karena itu mempermudah Petugas Peneliti di Kantor Pelayanan Pajak.

Kenapa SSP tersebut harus di Validasi ?

Untuk memastikan bahwa SSP tersebut Asli, karena ada juga SSP yang palsu. Untuk memastikan bahwa penghitungan telah dilakukan dengan benar, karena mungkin saja seseorang ketika sedang GALAU menjadi tidak konsentrasi lalu pajak yang dihitung salah hehe :D  ( , *banyak yang menyangka kalau 5% yang disetorkan itu adalah 5% dari NJOP (Nilai Jual Objek Pajak)…padahal Dasar untuk menghitung 5% itu adalah Nilai yang lebih tinggi antara [NJOP atau Harga Jual yang sebenarnya]. (jadi kalau misal NJOP bernilai Rp. 100.000.000 sedangkan tanah dijual dengan Nilai Rp. 200.000.000,- maka kita seharusnya menghitung 5% x Rp. 200.000.000,- = Rp. 10.000.000,-
Karena SSP yang telah di Validasi adalah salah satu persyaratan untuk ke BPN

Berapa Lama Proses Penelitian SSP??

Bisa 1 hari kerja, bisa 3 hari kerja….bisa juga lebih ….jika petugas peneliti di Kantor Pelayanan Pajak hanya satu, sedangkan berkas permohonan yang harus di teliti menumpuk….mau gimana lagi??? *kadang ada juga Developer yang memasukkan 50 berkas  sekaligus yg tentunya dibutuhkan waktu penelitian yang lebih lama…..

Apakah pengurusan Validasi SSP dipungut Biaya?

GRATIS…Semua pelayanan di Kantor Pelayanan Pajak  itu Gratis…Jika kita mengurus lewat Notaris & diminta biaya pengurusan Validasi SSP….maka biaya tersebut adalah Biaya untuk Notaris/Staff Notaris yang mengurus berkas kita (Uang Bensin Staff Notaris dsb)….

Dasar Hukum :

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER-26/PJ/2010, TANGGAL 4 MEI 2010……………..SURAT EDARAN NOMOR : SE-81/PJ/2010 TANGGAL 29 JULI 2010.

Hasil Akhir :

Jika penghitungan sudah benar, NTPN Terdaftar..maka kita akan mendapatkan SSP Asli yang telah di Validasi
Ada Kemungkinan harus Cek Lapangan dulu (Misal di SPPT Ada bangunan…tapi kita bayar pajak tanah kosong…maka petugas di KPP Harus melihat sendiri kondisi lapangan…apakah benar bangunan lamanya sudah roboh??)
Bisa juga dapat Surat Pemberitahuan Kurang Bayar

Hal Lain :

Pada Prakteknya kadang penjual tanah tidak tau Nomor SPPT Tanah yang dipunyainya
ada juga Validasi SSP dari hasil lelang
ada juga yang bayar dengan NPWP Pembeli (padahal gak boleh)
ada (banyak) Penjual yang gak mau tau masalah PPh Final 5% pengennya uang yang diterima itu bersih jadi Pembelilah yang mengurus semuanya
ada yang salah mencantumkan Nomor SPPT di SSP
ada yang salah NPWP
ada yang salah Kode Akun Pajak
Ada yang menghitung PPh Final 5% sama seperti menghitung SSPD-BPHTB (Dikurangi 60jt baru di kali 5%) <—– padahal ini salah, harusnya langsung dikali 5%
Bagaimana dengan SKB????
gimana dengan permohonan Validasi SSP perumahan subsidi ??…
bagaimana dengan Validasi SSP Suami Istri yg Bercerai?? (Suami mengalihkan hak ke Istri atau sebaliknya)?
Ada beberapa perubahan tentang Tata cara Validasi SSP karena SSB / SSPD-BPHTB dialihkan ke Pemda masing-masing.
dsb………………..

begitulah pada prakteknya…tentunya secara rinci belum bisa saya deskripsikan satu per satu di Tulisan Singkat ini🙂

Mohon dikoreksi jika ada kesalahan informasi yang saya tulis diatas.
Posted on 10/04/2012 by Riva Putra  (blog.rivaekaputra.com)

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s