Perlakuan Pajak atas Hadiah

Kali ini admin @tanyaPAJAK akan menjelaskan tentang Perlakuan Pajak atas Hadiah.

Mungkin diantara PAJAKers pernah mendapakan hadiah baik dari hadiah undian maupun non undian. Hadiah Undian adalah hadiah yang didapatkan melalui proses pengundian, entah itu kuis atau sayembara. Hadiah non undian adalah hadiah yang didapat dari sebuah proses perlombaan, entah itu kejuaraan atau kegiatan kompetitif lainnya.

Menurut Keputusan Dirjen Pajak No.395/PJ./2001 menjelaskan pengertian hadiah ini.

1.  Hadiah Undian adalah hadiah dengan nama dan dalam bentuk apapun yang diberikan melalui undian.

2.  Hadiah atau penghargaan perlombaan adalah hadiah atau penghargaan yang diberikan melalui suatu perlombaan atau adu ketangkasan.

3.  Hadiah sehubungan dengan pekerjaan, jasa dan kegiatan lainnya adalah hadiah dengan nama dan dalam bentuk apapun yang diberikan sehubungan dengan pekerjaan, jasa dan kegiatan yang dilakukan oleh penerima hadiah.

4.  penghargaan adalah imbalan yang diberikan sehubungan dengan prestasi dalam kegiatan tertentu.

5.  Hadiah yang bukan merupakan objek pajak adalah : hadiah yang diberikan kepada semua pembeli atau konsumen akhir tanpa diundi atau hadiah yang diterima langsung oleh konsumen akhir pada saat pembelian barang atau jasa.

Jenis Hadiah:

A.  Hadiah Undian
1. Objek pajak menurut pasal 4 ayat (1) huruf (b) UU PPh dan dapat bersifat final sesuai pasal 4 ayat (2) UU PPh
2. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 132 Tahun 2000 ditetapkan tarif PPh atas hadiah undian sebesar 25% dan bersifat final.
3. Bersifat Final berarti tidak dapat digabung dengan penghasilan lainnya diakhair tahun dan pajakyang dibayarkan tidak dapat di kreditkan.
4. Penghasilan hadiah undian dilaporkan dalam kolom “Penghasilan yang dikenakan pajak final”

B.  Hadiah dari kegiatan/perlombaan
1. Objek pajak menurut pasal 4 ayat (1) huruf (b) UU PPh.
2. Berdasarkan pasal 21 UU PPh, pajak atas hadiah ini dipotong oleh penyelenggara kegiatan
3. Sesuai PER-31/PJ/2012, tarif PPh pasal21 sesuai dengan tarif pasal 17 UU PPh dan dikenakan terhadap nilai bruto hadiah yang diterima, jika penerima adalah wajib pajak orang pribadi dalan negeri (WPOP DN)
4. Jika penerima adalah wajib pajak luar negeri dikenakan PPh dengan tarif 20% dari jumlah bruto dengan memperhatikan ketentuan P3B
5. Apabila penerima hadiah adalah wajib pajak badan dalam negeri atau BUT (Bentuk Usaha tetap),dikenakan pemotongan PPh pasal 23 UU PPh dengan tarif 15% dari jumlah bruto.
6. Penghasilan yang diterima harus digabung dengan penghasilan lain dalam SPT Tahunan.
7. Pajak yang dipotong pengelenggara kegiatan adalah kredit pajak/dapat dikurangkan dari pajak terutang.

Saat Terutang, Penyetoran, dan Pelaporan

1. Saat terutang
PPh atas hadiah dan penghargaan terutang pada akhir bulan dilakukannya pembayaran atau diserahkannya hadiah tergantung peristiwa yang terjadi lebih dahulu.

PPh dipotong oleh penyelenggara (hadiah dan penghargaan) sebelum hadiah atau penghargaan diserahkan kepada yang berhak.

Penyelenggara wajib membuat dan memberikan bukti pemotongan PPh atas Hadiah atau Undian, rangkap 3 :
Lembar ke-1 untuk penerima hadiah (Wajib Pajak).
Lembar ke-2 untuk Kantor Pelayanan Pajak.
Lembar ke-3 untuk Penyelenggara/ Pemotong.

2. Penyetoran dan Pelaporan
Penyelenggara undian atau penghargaan wajib menyetor PPh yang telah dipotong dengan menggunakan Surat Setoran Pajak ke Bank, Persepsi atau Kantor Pos paling lambat tanggal 10 bulan takwim berikutnya setelah bulan saat terutangnya Pajak (secara kolektif). Menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Pemotong terdaftar paling lambat tanggal 20 (dua puluh) bulan berikutnya setelah dibayarkannya atau diserahkannya hadiah undian tersebut.

Lain-lain
Tidak termasuk dalam pengertian hadiah dan penghargaan yang dikenakan PPh adalah hadiah langsung dalam penjualan barang atau jasa sepanjang diberikan kepada semua pembeli atau konsumen akhir tanpa diundi dan hadiah tersebut diterima langsung oleh konsumen akhir pada saat pembelian barang atau jasa.

posted by: admin @tanyaPAJAK

About these ads

2 thoughts on “Perlakuan Pajak atas Hadiah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s